Free Dance Cursors at www.totallyfreecursors.com
Aya Kawaii: Berbagi Cerita
Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Tampilkan postingan dengan label Berbagi Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berbagi Cerita. Tampilkan semua postingan

Dua Rindu





H-2 Ramadhan…

Marhaban ya Ramadhan, Marhaban ya Ramadhan.

Ramadhan tiba semua bahagia, bulan yang mulia, bulan yang penuh barokah, bulan yang penuh ampunan di dalamnya “Insya Allah”.

Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, secepat jantung yang berdetak. 

Kini tinggal mengitung jari lagi untuk memasuki bulan yang paling dinanti “Bulan Suci Ramadhan”, Bulan yang penuh dengan kemuliaan. Bulan dimana seluruh umat manusia (muslim) menjalankan Ibadah Puasa, tak hanya puasa untuk menahan nafsu makan, minum dan nafsu seksual belaka, melainkan juga puasa untuk menahan amarah / hawa nafsu. Puasa juga melatih kita untuk membersihkan diri dari dosa – dosa yang selama ini kita tekuni. Puasa mengajarkan kita untuk disiplin terhadap waktu, waktu yang sengaja atau tidak telah terbuang dengan sia – sia tanpa beribadah kepada-Nya, puasa mengajarkan kita untuk merasakan bagaimana rasanya menjadi orang tak mampu yang bahkan berhari – hari tak mendapatkan sesuap nasi untuk bertahan hidup dan kemudian puasa kembali mengingatkan betapa berharganya nikmat yang kita peroleh setelah berbuka puasa namun seringkali tak kita syukuri. Puasa juga melatih kita untuk sabar, sabar akan cobaan, sabar akan ujian baik harta wanita dsb. Puasa juga menggambarkan suatu usaha yang apabila dilaksanakan dengan sungguh – sungguh maka akan memperoleh nikmat yang sangat besar yaitu hari kemenangan. Dan yang terpenting adalah bahwa puasa yang dilandasi dengan niat semata – mata hanya karena dan untuk Allah akan mendekatkan kita kepada-Nya ..Amin.

Siang ini langit masih saja mendung, dengan rintik hujannya yang slalu datang mengiringi. Bagai hatiku yag sedang menahan rindu yang tak tebendung lagi yang dengan sedikit air mata yang membasahi, kuusap dengan penuh rasa sedih.

Aku sungguh sangat merindukan mereka, mereka yang yang dulu slalu ada bak malaikat yang slalu menjaga dan melindungiku.

Namun kini mereka tlah pergi, pergi untuk selama – lamanya, pergi untuk menghadap Dia sang pemilik segala – galanya. 

1.
Adikku, adik sepupuku yang sangat manis, yang slalu taat dan patuh kepada kedua orangtuanya, adik yang tak pernah membantah kakaknya ini dan slalu menyayangi saudara – saudaranya, adik yang tak pernah menuntut lebih, adik yang meskipun sedang dalam keadaan sakit tetap menjalankan puasa sampai ia benar – benar tak mampu lagi untuk melakukkannya dan adik yang Insya Allah akan dibangkitkan bersama orang – orang yang dicintai Allah.

2.
Kakakku, kakak sepupuku yang paling ganteng, yang banyak wanita terpikat olehnya bahkan aku mengakui bahwa ia begitu tampan dan juga baik hati. Kakakku yang paling disayang oleh paman dan bibiku, kakakku yang slalu dimanjakan yang slalu dituruti kemauannya, kakak yang slalu eksis di dunia maya, kakak yang paling suka telat bangun, kakak yang juga penurut terhadap kedua orangtuanya juga sangat pendengar terhadap saudara – saudaranya hingga tak pernah terdengar olehku mereka beraduh mulut dsb. Dan kakak yang tanpa disadari memiliki begitu banyak teman dari berbagai kalangan dan itu baru disadari keluarga setelah banyak teman”nya yang datang di pemakamannya dengan berbagai penyesalan, do’a dan harapan.

Keduanya telah pergi dengan caranya masing – masing, 

Adikku pergi, setelah hampir satu bulan menjalani pengobatan di rumah sakit dengan masih sempat mencium tangan ayahnya yang begitu setia menemaninya. Dia pergi dengan satu penyesalan karena disaat – saat terakhirnya tak dapat melihat adik semata wayangnya, yang selalu ia sebut ketika ia mengelu kepada ibunya. Ia pergi dengan setitik air mata, air mata karena saking rindunya terhadap adiknya, air mata karena beratnya sakit yang ia derita, dan Insya Allah air mata bahagia karena akan bertemu sang peilik jagad raya.

Selang sebulan kemudian di tanggal sama.

Berita dukapun datang dari kakakku, yang juga pergi menyusul adik sepupuku, mereka seakan telah membuat janji sebelumnya, siapa sangka pada saat pemakaman adikku, dia masih sempat mengahdirinya namun kini iapun tak berdaya di pembaringan terakhirnya. Ia pergi dengan keadaan yang sangat sangat tidak terfikirkan sebelumnya. “Kecelakaan” itulah penyebabnya. Beberapa jam sebelum kejadian kakakku masih sempat – sempatnya menyiapkan makanannya dan menggoreng telur kesukaannya. Tak lama kemudian iapun pamit dgn mengendarai motor yang biasa digunakan ayahnya untuk kekebun (bukan motor besarnya yang sering ia gunakan kemana – mana). Namun siapa sangka saat diperjalanan kembali kerumahnya, kakakku mengalami kecelakaan naas itu dan tak ada saksi mata yang melihat langsung kejadian itu. Beberapa lama setelah itu iapun dibawah kerumahnya oleh orang orang sekitar, karena kejadian itu hanya berjarak beberapa jauh dari rumahnya. Kakakku sempat dilarikan ke puskesmas, namun sayang takdir berkata lain waktunya hanya digoreskan sampai disitu. Paman dan bibikupun tidak percaya dengan kejadian singkat itu, dan tak heran bibipun sempat pingsan begitupun dengan kakak – kakanya. Bibiku sangat menyesal karena ia adalah anak bungsu anak kesayangan mereka yang dengannya mereka bekerja keras dengannya mereka memperoleh semangat. Namun ia begitu cepat meninggalkan keluarga tanpa menderita penyakit, tanpa dirawat, tanpa dokter tanpa harus dilarikan ke rumah sakit. Jangankan sehari untuk merawatnya sejampun tidak dan itu sangat menyakitkan untuk keluarga besar kami hingga yang tersisa hanya penyesalan dan kasih sayang yg masih banyak belum tersampaikan untuknya, namun sungguh kami sadar bahwa kasih sayang Allah lah yang pertama dan paling utama….

Selamat jalan…

Untuk kedua My Best brother ku, dua rindu ini akan slalu menjadi satu dalam lubuk hatiku yang terdalam..
Menjalankan ibadah puasa tanpa kalian, sungguh tak pernah terbayangkan olehku..
Belum pernah aku merasakan sebelumnya, kedua senyum itu, kedua nama itu kini tak lagi bersama fisikku namun akan slalu ada disini dihati kami “Keluarga” kalian.
Saat ini kami masih harus menjalankan Ibadah puasa sebaik dan sebisa kami untuk kelak menjadi bekal kami diakhirat nanti.

Dan kini kalian tak perlu berpuasa lagi karena kalian telah bebas dari puasa dengan segala bentuk cobaanya didunia. Sekarang dialam yang nun jauh disana kalian  tinggal menunggu hidangan untuk berbuka. Semoga hidangan yang kelak kalian terimah adalah hidangan yang nikmat yang melebihi hidangan termahal sekalipun di dunia.

Saat menyongsong hari kemenangan nanti tak ada lagi baju baru untuk kalian, takkan ada lagi senyum kita yang saling berpapasan, tak ada lagi tangan yang saling berjabat dan saling memafaatkan…

Namun wahai adik dan kakakku yang selalu hidup di hati ini..

Ijinkankanlah kami untuk memanjatkan do’a kepada Allah SWT, untuk memberikan kalian kemenangan yang sesungguhnya kemenangan yang takkan pernah ada akhirnya yaitu “Surga” yang mengalir sungai – sungai indah di dalamnya..

Semoga kelak kita akan bertemu ditempat Terindah itu….

Amin Ya Rabbal Alamin.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hujanpun Menjadi Saksi

Siang ini tiba – tiba saja mendung, Mentari yang tadinya cerah kini tak lagi menampakkan dirinya hilang mungkin tertutupi oleh awan hitam. Tak lama kemudian Hujanpun turun membasahi apa yang terlewati olehnya. Dedaunan yang tadinya kusam karena abu jalanan, rerumputan yang kotor karena pijakkan, dan pepohonan yang kehausan seakan melambai – lambaikan tangannya karena gembira akan kedatangan sang pujaan siapa lagi kalau bukan sang “Mr.Rain”.

Namun tak demikian dengan seorang gadis yang sedang duduk manis menikmati rintik hujan yang jatuh dibawah atap rumahnya (kosan). Ia tak melihat bahwa hujan sedang mengantarkan kebahagiaan untuknya. Ia justru merasa bahwa turunnya hujan disiang hari yang tadinya cerah mewakili air matanya yang ingin sekali ia curahkan namun sayang ia tak cukup memiliki alasan untuk melakukannya.

Genangan air hujanpun seakan mengajaknya untuk berkaca pada kehidupannya yang terasa tenang namun tepatnya lebih pada “Kesepian”. Setiap hari yang ia lalui terasa begitu – begitu saja tanpa perubahan , siklus hidup yang sepertinya mulus – mulus saja tapi justru malah membosankan.

Hari minggu sepeti ini, bagi orang – orang kebanyakan adalah hari yang paling dinantikan, entah untuk berekreasi, menghabiskan waktu dengan keluarga atau sekedar meluangkan waktu untuk istirahat. Namun berbeda dengan gadis itu ia merasa sangat kesepian tak seorangpun yang mengajaknya jalan atau menemaninya dihari yang yang terlanjur dicap sebagai “Hari libur seantero Jagad” itu. Menghabiskan waktu dengan keluarga juga tak mungkin karena jarak yang tak mengijinkan. “Istirahat” kata itu memang terdengar asyik, menyenangkan dan sangat dinantikan oleh orang – orang yang sudah bekerja keras seharian, berminggu – miggu bahkan berbulan – bulan. Namun itu tidak berlaku untuknya bagaimana mungkin seorang yang sehari – harinya menghabiskan hampir seluruh waktunya dikamar, masih saja menantikan hari untuk istirahat padahal itulah pekerjaannya, justru yang ia harapkan adalah bekerja, jalan – jalan atau semacamnya untuk melepas kebosanan yang selalu datang menemani kesendiriannya.

Didalam lamunannya gadis itupun sadar bahwa ternyata selama ini ia tak memiliki teman yang cukup dekat dengannya, ia tak memiliki seorang sahabat yang bisa berbagi suka dan duka dengannya, ia tak memilki sahabat yang bisa mendengarkan keluh-kesahnya.

Hingga segala sesuatunya harus ia perbincangkan dengan sendirinya. Dia yang bertanya dan harus pula ia yang menjawab. Sungguh malang nasib gadis itu. 

Di kampus tempat ia kuliah bukannya ia tak memiliki teman sama sekali. Justru orang – orang menilainya memiliki banyak teman karena ia terlihat mudah untuk bergaul dan tak memilah ataupun memilih teman.
Saat sedang berjalan ke suatu tempatpun, jika bertemu dengan teman – teman semasa SMA nya ia tak segan untuk menyapa dan begitupun sebaliknya. Semuanya terlihat tak ada yang salah dan biasa – biasa saja.

Tapi tak ada yang tahu kalau gadis itu sangat tidak suka dengan sabtu minggu dan hari libur lainnya. 
Alasannya simple saja karena ia tak ingin sendiri, di kampus ia dengan mudahnya bisa bergaul dengan siapa saja, meskipun selama SD-Kuliah dalam sejarahnya tak pernah tercatat memiliki “team, CS, Komunitas, Geng / atau semacamnya yang menandakan ikatan tertentu.” Ia merasa gerak – geriknya dibatasi jika bergabung dengan Geng” tertentu. Ia seperti burung yang tak ingin dibatasi oleh sangkarnya, yang seenaknya hinggap dipohon manapun yang ia suka.

Dan kini ia sadar mungkin kesalahan kecilnya berawal dari situ. Coba saja kalau ia tak terlanjur berpandangan negative terhadap teman – temannya yang suka membentuk  geng” tertentu misalnya “Girl’s bla..bla..”, “best friend for..” De el el…

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perjuangan Seorang Ayah Yang Tak Ada Hentinya


Beberapa hari yang lalu ketika aku dalam perjalanan pulang ke kota, tepatnya disuatu mobil dimana penumpangnya berdesak – desakkan, berdempet – dempetan, kecil – besar, tua dan mudah semuanya ada disana di mobil mikrolet yang biasa aku naikki setiap kali mau pulang kampung ataupun kembali ke kota.

Didalam mobil tersebut ada suatu pemandangan yang cukup menarik perhatianku, yaitu seorang bapak paruh baya yang duduk dibangku pojok belakang, yang juga masih ada hubungan kekeluargaan dengan ayahku.
Betapa tidak aku melihat kedua jarinya diperban, namun cara membungkusnya terlihat aneh seperti ada sesuatu yang mengganjal. Dengan penuh antusias, tanpa ragu – ragu akupun langsung menanyakan kepada bapak tersebut tentang apa yang terjadi dengan kedua jarinya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Suasana Desa yang Selalu Membuat ku Rindu



Malam ini malam terakhir aku duduk ditempat ini, menyendiri dalam sepi dalam sunyi dalam keheningan berteman dengan dinginnya malam.

Yup,,,bener banget pemirsa ..!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Dunia Semakin Tua

 Teng tong teng tererengreng..
Alarm Handphone ku berbunyi, ternyata udah jam 07.00 aku harus cepat – cepat bangun.

Seperti biasa beres – beres kamar habis itu sarapan, mandi trus siap – siap ke kampus.Selesai sarapan aku lihat dimeja ada mangga, owh iya hampir lupa kemarinkan ada kiriman dari orang tua aku di kampung. Maklum disini aku hanya ngekos !!

Awalnya aku mau berbagi dengan teman aku, ga’ enakkan makan sendiri? Aku ketuk aja pintu kamar temanku niatnya sih mau ngasi mangga.

Tapi gag’ sengaja aku lihat diatas lemarinya ada sesuatu yang terlihat aneh. Tanpa sengaja tanganku langsung mengambil bungkusan itu, dan ternya itu.. “KONDOM” Apa ini, punya siapa, buat apa ? (Tanya hati kecilku ) tapi sebelum aku nanya temanku itu sebut saja dia Ben ( nama samaran ), langsung mengatakan kalaw itu milik temannya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jomblo..!! (sampai kapan ??)


Hari – hari kulewati hanya sendiri
Tanpa kekasih…”by ello”

Lyrick lagu itu emang kayaknya sengaja diciptain buat aku !
Lagu ini emang benar – benar cerminan dari keseharianku. Gadis malang yang oleh teman – temannya sering disapa “hae jomblo”..!!

Hmmp,,,sungguh ga’ enak banget jadi bahan candaan hanya gara – gara aku belum juga punya pacar, please deh udah hampir 2tahun ini aku ngejomblo status yang kadang mebuat kita bebas tapi juga sering buat kita merasa cemburu dengan kebersamaan mereka yang udah punya pasangan.

Rasanya ingin juga berbagi cerita dengan seseorang yang kita sayang, ingin berbagi suka duka canda tangis dan sebagainya.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Berbeda bukan berarti salah tapi berbeda karena Hidup itu Indah

Assalamualaikum..

Pagi ini saat aku baru kembali dari warung didepan kosan aku untuk membeli makanan, aku terkejut dengan tiga panggilan tak terjawab dan sebuah sms yang ada dalam handphoneku, karena tadi aku buru – buru keluar jadinya aku sampai lupa untuk membawanya.

Setelah aku periksa ternyata yang barusan menelepon itu adalah ayahku, begitupun dengan sms yang kuterimah juga berasal darinya.

Begini isi pesan singkat tersebut :

“ oya (nama kecilku),,,icha’(nama adikku, sekarang kelas empat SD dan baru saja menyelesaikan ujian kenaikan kelas), hanya meraih juara kedua dan aulia (murid baru disekolaannya icha’) yang mendapatkan juara pertama. Ibumu langsung marah dan menganjurkan si icha’ untuk pindah sekolah saja namun icha’ dengan tegasnya menolak karena sekolah yang dimaksud lumayan jauh”.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ayahku yang selalu ada untukku


Kisah seperti ini mungkin sering dialami oleh remaja seusiaku, dimana ketika melihat teman kita memiliki sesuatu yang baru, sesuatu yang bagus, ataupun sesuatu yang kita tidak memilikinya, kita pasti akan mengelu, merengek dan bahkan menangis. Hanya untuk sesuatu yang mungkin sebenarnya tidak kita butuhkan.

Saat kita melihat teman kita berprestasi, kita tak jarang menutupi kekurangan kita dengan menyalahkan orangtua dengan berbagai alasan misalnya, salah sendiri kenapa tidak mendaftarkanku disekolah yang sama dengan si X, atau sebenarnya aku bisa sepintar si A bahkan lebih pintar darinya hanya saja kalian (orangtua), tidak memberikanku pendidikan yang baik, fasilitas yang kurang dan lain sebagainya.

Saat kita merasa teman kita lebih cantik/tampan, tak jarang kita mengeluarkan kata/kalimat yang tak seharusnya diucapkan. Misalnya, coba saja dulu ibu tidak menikah dengan ayah dan memilih pria yang lebih tampan lainnya pasti wajahku takkan sejelek ini.
Saat kita merasa hidup begitu mengecewakan, begitu tidak adil, dimana untuk makan saja susah namun disekeliling kita ada banyak teman yang hidup enak dan serba wah…! Kita pasti berfikiran andai dulu ibu tak cepat – cepat menikah dan memilih laki – laki yang mapan dan berkecukupan pasti sekarang ini hidup kita sudah sangat baik.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PUPUS



Hari ini tepat tanggal 14-maret-2o12

Empat tahun berlalu ternyata ceritanya seperti ini.
Hari – hari indah yang kita lewati, dimana 1 jam tak bertemu/berkomunikasi rasanya bagaikan bumi berhenti berputar pada porosnya.
Hari – hari yang penuh dengan suka cita dimana saat aku bersedih, tangan lembutmulah yang selalu mengusap air mataku.
Tutur katamu bagaikan syair merdu yang selalu menghiburku.
Senyummu adalah gambaran hatiku, semangat jiwaku dan kehadiranmu adalah hal yang slalu kunantikan.
dengan adanya kamu waktu rasanya begitu berharga dan semuanya terasa begitu cepat berlalu.,hingga 24jampun terasa tak cukup untukku.
janji – janji yang kita ikat bersama, bahkan sumpah tak jarang kita ucapkan agar kita saling percaya.,
saat kamu merasa melakukan kesalahan, kamu bertingkah seakan kamulah satu2nya orang yang paling berdosa., berlutut seakan akulah Tuhanmu.
saat kau merasa kalah dan menyerah karena apa yang kita perjuangkan tak dapat diterimah bahkan dihina oleh orang2 yang kita sayang.,kau menangis bagaikan bayi mungil yang tak berdaya dipelukku.
Begitulah cinta., saat aku terjatuh kamulah yang memberi aku kekuatan untuk berdiri dan begitupun sebaliknya. Dan saat kita sama2 terjatuh kita saling menguatkan, kita bangkit dan melawan segala sesuatu yang menghalangi jalan kita.
Namun apalah daya.,
jika kita berada dipersimpangan jalan yang mengharuskan kita harus memilih arah yang berbeda.,
saat kita berada ditebing yang tak sama yang dipisahkan oleh jurang yang begitu dalam.,
saat kita dibatasi oleh benteng yang begitu tinggi.,yang begitu sulit untuk kita gapai.,
Karena ada hal yang tak dapat kita satukan melainkan harus mengorbankan salah satu keyakinan diantara kita.,
sungguh aku tak pernah berfikir itu terjadi padaku dan akupun tak pernah memaksamu untuk mengikutiku.,
karena aku tahu bagaimana rasanya., lebih baik kau kehilangan satu orang sepertiku daripada harus kehilangan keluarga yang membesarkanmu yang menyayangimu lebih dariku seperti pula orangtuaku.
Tak ada yang perlu dipersalahkan., dari awal kita sama2 tahu bahwa kemungkinan beginilah akhirnya.
kita harus mengakhiri semuanya, berpisah itulah jalan yang terbaik, agar kita dapat melanjutkan perjalanan masing – masing meskipun kita tak tahu dimana waktu akan membawah kita.,?
Kini semuanya tlah berakhir, aku tak ingin berharap lebih.
Hanya ada luka jika kita bersama, kuyakin kita pasti akan bahagia karena kita berhak untuk bahagia.
Biarlah ini menjadi kisah terindah dalam hidup kita yang tak mungkin terhapus oleh masa.
Suatu saat nanti kuingin bisa bertemu denganmu lagi walau hanya menyapamu atau sekedar mengucapkan selamat atas keberhasilanmu.
namun bukan skarang, karena saat ini aku masih tak tahu harus membawah kemana cintaku yang masih tersisa. Tlah berulangkali aku mencoba untuk membuka pintu hatiku dengan yang lain, namun masih saja semuanya sia – sia. Mungkin nasib baik belum berpihak kepadaku,
Jujur saat ini aku masih lemah, kehilanganmu adalah sesuatu yang tak dapat ku uraikan dengan kata.
Darimulah kutemukan hidupku, kamulah yang mengenalkanku dengan perasaan ini.
Kini kuhanya tinggal memilikki sedikit kekuatan maka do’akan lah aku untuk dapat mengumpulknnya agar kelak aku sanggup menggenggam tanganmu dan membisikkan kata ditelingamu, bahwa aku mampu berdiri kembali dan meraih kebahagiaanku.
Dan semoga saat itu pula kau telah meraih kebahagiaan yang sama bahkan lebih dariku ^O^)/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PENGALAMAN HIDUP


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

           
Dengan memanjatkan Puji syukur kehadirat Allah SWT karena dengan rahmat hidayah serta izinnya semata saya dapat menyelesaikan tulisan sederhana saya. sehubungan dengan tugas Mata kuliah Bahasa Indonesia.

Seperti halnya orang lain, kesulitan pertama yang saya temui saat menulis adalah menemukan kata pengantar yang tepat untuk sampai pada isi cerita. 

Baiklah langsung saja pada cerita masa SD saya, sebagaimana anak – anak pada umumnya, saya adalah sosok anak yang periang, suka belajar, dan memiliki banyak teman. Saat saya masih duduk dibangku SD tepatnya sampai kelas V, saya adalah anak tunggal dimana saya tidak memiliki kakak dan belum memiliki adik – adik yang lucu seperti saat ini. Oleh sebab itu sekolah adalah tempat yang paling menyenangkan untuk saya karena disana saya bisa bersenang – senang, bermain dengan teman – teman yang tak dapat disebut satu persatu, dan melakukan hal – hal yg tak dapat saya lakukan dirumah sendirian. Dan yang paling utama disekolahlah tempat saya belajar, belajar mengerti, belajar memahami, belajar kebersamaan dan belajar mengenal dunia.
belum termasuk cinta “kepada lawan jenis”.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

BAGAI LANGIT, KAU SELALU ADA DIMANAPUN KAKI BERPIJAK




Tak sempat ku membuatnya bahagia
Tak sempat ku membuatnya bangga
Tak sempat ku melihat senyum cerianya untuk yang terakhir kalinya
Tak sempat ku memujinya
Tak sempat ku membahagiakannya
Tak sempat ku mengucapkan kata terakhir untuknya
Namun…….
Terlanjur ia pergi untuk selama – lamanya
Meninggalkan duka
Meninggalkan kisah
Meninggalkan kenangan terindah dihati para pecinta
Sungguh kau tak terlupa
Meski kau telah tiada
Meski kau telah jauh disana
Ditempat keheningan
Ditempat peristirahatan untuk terakhir kalinya
Ditempat yang kelak akupun akan kesana
Semoga nanti kita akan bertemu lagi
Tunggu aku…….
Jangan bersedih….
Karena kau selalu ada dihati kami
karena kau …..
bagaikan langit yang dimanapun kaki ini berpijak kau kan selalu ada meskipun tak terlihat
bagaikan udara yang meski tak tersentuh namun selalu dapat dirasakan.
karena kau adalah bagian dari kehidupan.

Didedikasikan teruntuk Almarhum :
Moh. Rizky Dakotalot & Rasit Suaiba


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Teman Setiaku


Boneka lucuku kamu tahu gag ??
tinggal 5hari lagi “ Valentine Day’s “. Tapi kamu masih aja belum punya pasangan!!
Emangnya kamu gag capek apa?? Dari semenjak aku SMA kurang lebih 2th yg lalu, kamu slalu sendiri nemenin aku.
Jadi ingat dulu waktu aku beli kamu, niatnya sih bukan untuk aku miliki tapi buat dikasih sebagai hadiah valentine sekaligus untuk peringatin hari jadian aku sama seseorang yang dulu pernah jadi bagian hidupku, yang juga sering dirayain kecil – kecilan setiap tgl 14.
Tapi aku emang eneh sih masa cowo’ sekeren dia dikasihnya boneka…lucu pula! pantaslah kalaw dia gag bisa nrimah,
dia malah balik ngasih 2 boneka yg skarang masih tersimpan rapi dilemari bajuku.
entah apa alasan sebenarnya sampe dia gag mau nrimah, tapi yang jelas skarang aku justru bersyukur dgn adanya kamu semuanya terasa begitu ringan. Yah meskipun kamu hanyalah sebuah boneka!!
Saat aku sedih kamulah tempat aku mencurahkan segalanya, air mata, kekesalan, ocehan, bahkan cacian, yang sebenarnya bukan ditujukan untuk kamu, tapi untuk orang” yg nyakitin aku.
Saat aku bahagia terkadang aku sering melupakanmu, tapi tak jarang pula aku melemparkanmu kesana kemari saking girangnya.
Saat aku marah terhadap orangtuaku, saat aku merasa mereka melupakanku, saat fikiran” negative merasukiku berusaha mencekokiku, saat aku merasa dianak tirikan (yang sebenarnya tak demikian).
 Aku lagi –lagi hanya bisa menangis dan berharap kau dapat menjawab pertanyaanku..
meskipun itu sebenarnya sangatlah tidak mungkin (impossible).
Kamu adalah hal terindah yang slalu menemani hidupku boneka lucuku, brown eyesku, kamu tak sekedar object bagiku tapi kamu adalah teman yang setia.
Banyak kisah yang kulalui bersamamu, banyak pula cerita yg tak dapat lagi aku uraikan satu per satu yg tlah aku ceritakan denganmu.
Namun apapun yang aku ceritakan kau tetap saja diam membisu tak pernah membantah apalagi mengkhianatiku..
Kau adalah gudang kisahku andaikan kau hidup dan dapat berbicara mungkin kau adalah satu – satunya yang bisa mengerti aku dengan sgala kekuranganku..
Smoga saja suatu hari nanti kau bisa memiliki pasangan…
smoga itu bersamaan dengan saat aku mengakhiri masa kesendirian ini,
dan smoga saja pasanganmu adalah pemberian dari orang yang hadir mengisi dan menemani sisa hidupku nanti.



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jomblo..!! (sampai kapan ??)


Hari – hari kulewati hanya sendiri
Tanpa kekasih…”by ello”

Lyrick lagu itu emang kayaknya sengaja diciptain buat aku !
Lagu ini emang benar – benar cerminan dari keseharianku. Gadis malang yang oleh teman – temannya sering disapa “hae jomblo”..!!

Hmmp,,,sungguh ga’ enak banget jadi bahan candaan hanya gara – gara aku belum juga punya pacar, please deh udah hampir 2tahun ini aku ngejomblo status yang kadang mebuat kita bebas tapi juga sering buat kita merasa cemburu dengan kebersamaan mereka yang udah punya pasangan.

Rasanya ingin juga berbagi cerita dengan seseorang yang kita sayang, ingin berbagi suka duka canda tangis dan sebagainya.
Ingin diperhatiin, ingin dimanja, dan sebaliknya akupun ingin menyayangi seseorang, menghiburnya ketika dia sedih, temanin dia saat dia sendiri, ngerawatnya saat dia sakit pokoknya “Take and Give lah” lengkapnya aku ini calon pacar yang cukup baik hehe.

Tapi pertanyaannya satu…!
“Apa susahnya pacaran ??”

Cowok ga’ punya, PDKT alias pendekatan slalu aja gagal !
Padahal ga’ sedikit lho teman – teman aku yang berusaha comblangin aku dengan kenalan mereka. Tapi lagi – lagi entah mengapa semuanya gatot alias gagal total.

Banyak yang bilang aku ini orangnya pemilih maunya yang perfect!
Ada juga yang bilang kalaw aku ini orangnya pemalu, gengsian dan sok Jaim ( jaga image ).

Emang si penilaian mereka ada benarnya juga, tapi ada satu lagi aku orangnya ga’ PD-an, 
rasa takut aku lebih besar dari keyakinan aku untuk ngejalanin sesuatu.
Misalnya ada cowok yang nembak aku tapi aku ga’ bisa trimah alasannya karena aku takut nantinya aku ga’ bisa cinta sama  dia dan mala nyakitin perasaanya.
Ada juga cowok yang sebenarnya aku suka, tapi lagi – lagi aku ga’ bisa nrimah, alasannya hanya karena aku merasa dia terlalu baik untuk aku, aku takut nantinya dia nyesal saaat kalaw ternyata masih banyak cewek yang lebih baik dari aku.

Perasaan – perasaan itu slalu saja mengganguku, perasaan pula yang membuat aku merasa seakan aku terkena kutukan, sumpah ataw semacamnya yang membuat aku sampai saat ini masih aja beta dengan status yang identik dengan seseorang yang ga’ laku – laku (sungguh meyebalkan).

Segala usaha t’lah aku lakukan do’apun tak jarang aku panjatkan.
Namun jika memang ini yang terbaik yah aku trimah saja, mugkin emang belum jalannya.
Yah intinya aku ikhlas aja, toh semua akan indah pada saatnya…

Jomblo entah sampai kapan aku ga’ tau jawabannya, tapi yang jaku tahu yang baik slalu mendapatkan yang terbaik.

Oleh sebab itu sebelum aku mendapatkan sesuatu yang baik aku harus pula berusaha untuk menjadi yang terbaik dari diri aku.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Nyontek Dikit Gag Papa


     Dari semenjak aku duduk di bangku sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi saat ini,
Masih ada aja yang namanya ujian smester haa kata itu sungguh bagai "monster" yang siap menerkam (tentunya buat siapa aja yang ga' siap) 
hehe ^^
         Karena itulah seminggu penuh selama smester aku harus mulai membangun lagi keakraban sama yang namanya Buku, Catatan selama 1 smester, dan seluruh fotocopy yang hampir setiap minggunya slalu mrampas uang saku aku hmp :(
Yah,,,meskipun belajarnya juga agak maksa sih,,
Gimana ga' mata kuliah selama satu smester hanya dipelajari selama satu malam suntuk..tuk..tuk !!
atau paling lama seharian deh...
gimana pelajarannya mau masuk,,,??
Mau ga' mau harus pake' jurus jitu yg telah digunakan nenek moyang kita terdahulu sampe dgn skarang apalagi namanya kalaw bukan "contekkan" .
(tapi gag sering sih) hanya disaat" mendesak aja ^_^
         Ada sih yang ga' suka buat contekkan tapi ujung - ujungnya nyontek hasil ujian teman yang lain,, yah ini lebih parah lagi selain suka nyontek juga "Kucing makan tulang" Haaaaa
        Tapi jujur sih ga' 100% mahasiswa itu kyak gitu ada juga koq yang benar - benar ingin dapet nilai murni dan blajar dgn giat..
Dan mereka itulah...orang - orang yang akan sukses nantinya,
gag kayak maaf yah "orang - orang yang suka  nuntut lebih dari para pejabat yang korupsi" tapi dirinya sendiri aja ga' bisa diajarin buat jujur..
kalaw dari sekolah aja udah berani curang gimana kerjanya nanti..??



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS