Free Dance Cursors at www.totallyfreecursors.com
Aya Kawaii
Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Hujanpun Menjadi Saksi

Siang ini tiba – tiba saja mendung, Mentari yang tadinya cerah kini tak lagi menampakkan dirinya hilang mungkin tertutupi oleh awan hitam. Tak lama kemudian Hujanpun turun membasahi apa yang terlewati olehnya. Dedaunan yang tadinya kusam karena abu jalanan, rerumputan yang kotor karena pijakkan, dan pepohonan yang kehausan seakan melambai – lambaikan tangannya karena gembira akan kedatangan sang pujaan siapa lagi kalau bukan sang “Mr.Rain”.

Namun tak demikian dengan seorang gadis yang sedang duduk manis menikmati rintik hujan yang jatuh dibawah atap rumahnya (kosan). Ia tak melihat bahwa hujan sedang mengantarkan kebahagiaan untuknya. Ia justru merasa bahwa turunnya hujan disiang hari yang tadinya cerah mewakili air matanya yang ingin sekali ia curahkan namun sayang ia tak cukup memiliki alasan untuk melakukannya.

Genangan air hujanpun seakan mengajaknya untuk berkaca pada kehidupannya yang terasa tenang namun tepatnya lebih pada “Kesepian”. Setiap hari yang ia lalui terasa begitu – begitu saja tanpa perubahan , siklus hidup yang sepertinya mulus – mulus saja tapi justru malah membosankan.

Hari minggu sepeti ini, bagi orang – orang kebanyakan adalah hari yang paling dinantikan, entah untuk berekreasi, menghabiskan waktu dengan keluarga atau sekedar meluangkan waktu untuk istirahat. Namun berbeda dengan gadis itu ia merasa sangat kesepian tak seorangpun yang mengajaknya jalan atau menemaninya dihari yang yang terlanjur dicap sebagai “Hari libur seantero Jagad” itu. Menghabiskan waktu dengan keluarga juga tak mungkin karena jarak yang tak mengijinkan. “Istirahat” kata itu memang terdengar asyik, menyenangkan dan sangat dinantikan oleh orang – orang yang sudah bekerja keras seharian, berminggu – miggu bahkan berbulan – bulan. Namun itu tidak berlaku untuknya bagaimana mungkin seorang yang sehari – harinya menghabiskan hampir seluruh waktunya dikamar, masih saja menantikan hari untuk istirahat padahal itulah pekerjaannya, justru yang ia harapkan adalah bekerja, jalan – jalan atau semacamnya untuk melepas kebosanan yang selalu datang menemani kesendiriannya.

Didalam lamunannya gadis itupun sadar bahwa ternyata selama ini ia tak memiliki teman yang cukup dekat dengannya, ia tak memiliki seorang sahabat yang bisa berbagi suka dan duka dengannya, ia tak memilki sahabat yang bisa mendengarkan keluh-kesahnya.

Hingga segala sesuatunya harus ia perbincangkan dengan sendirinya. Dia yang bertanya dan harus pula ia yang menjawab. Sungguh malang nasib gadis itu. 

Di kampus tempat ia kuliah bukannya ia tak memiliki teman sama sekali. Justru orang – orang menilainya memiliki banyak teman karena ia terlihat mudah untuk bergaul dan tak memilah ataupun memilih teman.
Saat sedang berjalan ke suatu tempatpun, jika bertemu dengan teman – teman semasa SMA nya ia tak segan untuk menyapa dan begitupun sebaliknya. Semuanya terlihat tak ada yang salah dan biasa – biasa saja.

Tapi tak ada yang tahu kalau gadis itu sangat tidak suka dengan sabtu minggu dan hari libur lainnya. 
Alasannya simple saja karena ia tak ingin sendiri, di kampus ia dengan mudahnya bisa bergaul dengan siapa saja, meskipun selama SD-Kuliah dalam sejarahnya tak pernah tercatat memiliki “team, CS, Komunitas, Geng / atau semacamnya yang menandakan ikatan tertentu.” Ia merasa gerak – geriknya dibatasi jika bergabung dengan Geng” tertentu. Ia seperti burung yang tak ingin dibatasi oleh sangkarnya, yang seenaknya hinggap dipohon manapun yang ia suka.

Dan kini ia sadar mungkin kesalahan kecilnya berawal dari situ. Coba saja kalau ia tak terlanjur berpandangan negative terhadap teman – temannya yang suka membentuk  geng” tertentu misalnya “Girl’s bla..bla..”, “best friend for..” De el el…

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Entah..Harus Bagaimana ??


Aku merasa bodoh ketika memikirkannya. Bagaimana mungkin aku selalu menyebut namanya setiap ku terbangun dari tidurku, selalu mengingatnya sebelum aku memejamkan mata, dan bahkan aku ingin dia datang dalam mimpiku yang indah.

Sungguh aku merasa sesuatu ada yang salah, entah itu rasa atau apapunlah namanya. Aku sungguh sulit membedakan mana yang namanya cinta, mana yang namanya suka, mana yang namanya kagum atau bahkan hanya sebatas simpatik saja.

Setiap kali dia memanggilku dengan sebutan yang sebenarnya tak cukup enak untuk di dengar (namun dengan nada candaan), sebenarnya aku marah dengan pemberian nama itu tapi, entah kenapa saat dia yang mengucapkannya aku merasa aku adalah orang special dan orang yang paling rela untuk dipanggil dengan sebutan apa saja asal dia orangnya.

Saat ku tahu dia tak begitu jauh dari tempatku, aku sengaja melakukan hal – hal yang dapat menarik perhatiannya bahkan meskipun itu hal terbodoh sekalipun.

Pernah sekali saat aku sedang bersikap iseng terhadap salah seorang teman dia dengan mudahnya mengatakan, “Kamu, sebenarnya cantik, tapi sayangnya aneh” ..!!
(sungguh dia tak tahu, kalau aku ngelakuin itu semata – mata hanya untuk menarik perhatiannya)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Daftar Singkatan

AAAA                                    :  Asean Association of Academic Accountants

AAA                                       :  American Accounting Association

AACSB                                  :  American Assembly of Collegiate School of
Business

AAC                                       :  African Accounting Council

ABWA                                    :  Association of Accountancy Bodies in West
Africa

ADR                                       :  American Depository Receipts

AFA                                        :  Asean Federation of Accountant

AIC                                         :  Association Interamericana de Contabilidad

AICI                                       :  All Inclusive Concept of Income

AICPA                                    :  American Institute of Sertified Public
Accountant

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

AMALAN PERTAMA DAN PALING UTAMA



Tak kenal maka tak sayang. Peribahasa ini nampaknya menjadi sebab utama, kenapa banyak dari kaum muslimin tidak mengerjakan shalat. Tak usah jauh-jauh untuk melaksanakan shalat sunnah, shalat 5 waktu yang wajib saja mereka tidak kerjakan padahal cukup 10 menit waktu yang diperlukan untuk melaksanakan shalat dengan khusyuk. Bukan sesuatu yang mengherankan, banyak kaum muslimin bekerja banting tulang sejak matahari terbit hingga terbenam.

Pertanyaannya, kenapa mereka melakukan hal itu? Karena mereka mengetahui bahwa hidup perlu makan, makan perlu uang, dan uang hanya didapat jika bekerja. Karena mereka mengetahui keutamaan bekerja keras, maka mereka pun melakukannya. Oleh karena itu, dalam tulisan yang singkat ini, kami akan mengemukakan pembahasan keutamaan shalat lima waktu dan hukum meninggalkannya. Semoga dengan sedikit goresan tinta ini dapat memotivasi kaum muslimin sekalian untuk selalu memperhatikan rukun Islam yang teramat mulia ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Star Ost Heartstring - Kang Min Hyuk

Haneure bitnadon byori
Jo molli bitnadon byori
Ne mame neryowannabwa

Gaseume segyojin byori
Gaseume bitnadon byori
Ama noin-got gata

Ttollineun soriga deullini
O star
Tteugoun simjangeul neukkini
Yo my star ~

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS