Akuntan Publik Bersertifikat (Certified Publik
Accountace CPA)
Akrual (Accruals)
Aktiva Tetap (Fixed Assets)
Akumulasi Penyusutan (Accumulated Depreciation)
Akun Aset (Asset Accounts)
Akun Beban (Expense Accounts)
Akun Ekuitas (Equity Accounts)
Akun Kewajiban (Liability Accounts)
Istilah – istilah Akuntansi
Anak Pertama
Seorang pemuda terpelajar sedang berpergian dengan pesawat menuju Jakarta.
Di samping pemuda tersebut, duduk seorang ibu yang sudah berumur. Setelah
berkenalan, mereka pun terlibat dalam obrolan ringan.
Pemuda tersebut bertanya :"Ibu ada keperluan apa ke Jakarta?"
"Saya ke Jakarta untuk transit ke Singapura, untuk mengunjungi anak kedua
saya", jawab si ibu.
"Wah.. hebat sekali putra ibu". Pemuda itu kemudian berpikir. Karena
penasaran, pemuda tadi melanjutkan pertanyaannya : "Tadi ibu bilang, anak
yang di Singapura itu anak kedua ya? Bagaimanan dengan kakak dan
adik-adiknya?"
Ibu tersebut mulai bercerita : "Anak ketiga saya seorang dokter, yang
keempat seorang Insinyur, anak kelima seorang arsitek, anak keenam seorang
manager di sebuah bank dan anak ketujuh seorang pengusaha di Surabaya".
Untuk Siapa ??
Cinta Sejati Tetap Menari di tengah Badai
Pagi itu klinik sangat sibuk. Sekitar jam 9:30 seorang pria berusia 70-an datang utk membuka jahitan pd luka di ibu-jarinya. Aku menyiapkan berkasnya dan memintanya menunggu, sebab semua dokter masih sibuk, mungkin dia baru dapat ditangani setidaknya 1 jam lagi.
Sewaktu menunggu, pria tua itu nampak gelisah, sebentar-sebentar melirik ke jam tangannya. Aku merasa kasihan. Jadi ketika sedang luang aku sempatkan utk memeriksa lukanya, dan nampaknya cukup baik dan kering, tinggal membuka jahitan dan memasang perban baru. Pekerjaan yang tidak terlalu sulit, sehingga atas persetujuan dokter, aku putuskan utk melakukannya sendiri.
Ayah, Anak dan Keledai
Ada seorang ayah dan anak. Sang ayah mengatakan kepada anaknya, bahwa apapun
yang dilakukan di dunia ini belum tentu benar. Sang ayah mengatakan akan
membuktikannya besok.
Keesokan harinya, diambillah seekor keledai miliknya. Sang ayah menyuruh
anaknya naik ke atas keledai itu dan menariknya melewati pasar. Orang-orang di
pasar mengatakan : "Anak tidak tahu diri. Orang tua sudah setua itu
menarik keledai, dan dia enak-enakan menunggang keledai".
Sesampainya di rumah, sang ayah mengatakan : "Kamu sudah dengar khan
bagaimana perkataan orang-orang. Besok kita coba lagi, tetapi kamu yang menarik
keledainya dan ayah yang menunggang keledai".


